HaditsWeb Logo

 

Kitab Haji

 

 

1. Perkara yang dibolehkan dan yang tidak dibolehkan bagi orang yang berihram haji atau umrah dan penjelasan tentang pengharaman memakai minyak wangi

2. Mikat haji dan umrah

3. Lafal talbiah dan waktunya

4. Rasulullah menyuruh penduduk Madinah untuk berihram dari Mesjid Dzul Hulaifah

5. Memakai minyak wangi bagi orang yang hendak ihram

6. Haram berburu bagi orang yang sedang ihram

7. Hewan yang disunatkan membunuhnya bagi orang yang ihram dan yang lain baik di tanah haram atau tanah halal

8. Orang yang berihram boleh mencukur rambut kepala jika kepalanya sedang sakit dan untuk itu ia wajib membayar fidyah dan keterangan kadarnya

9. Boleh berbekam bagi orang yang berihram

10. Orang yang ihram boleh mandi dan mencuci kepala

11. Ketentuan bagi orang berihram yang meninggal dunia

12. Orang yang berihram boleh menyaratkan tahallul dengan alasan sakit dan sebagainya

13. Penjelasan jenis ihram, boleh ifrad atau tamattu atau qiran dalam melaksanakan haji dan waktu tahallul orang yang haji qiran

14. Wukuf dan firman Allah Taala: Kemudian bertolaklah kalian dari tempat bertolaknya orang banyak

15. Penghapusan tahallul dari ihram dan perintah menyempurnakannya

16. Boleh bertamattu

17. Wajib membayar dam bagi orang yang bertamattu. Jika denda tersebut tidak dibayarkan, maka ia wajib berpuasa selama tiga hari ketika masih dalam ibadah haji dan tujuh hari ketika ia sudah kembali ke negerinya

18. Penjelasan bahwa orang yang melaksanakan haji qiran tidak boleh bertahallul kecuali pada waktu tahallul orang yang melaksanakan haji ifrad

19. Penjelasan mengenai boleh bertahallul karena terkepung dan penjelasan boleh haji qiran

20. Tentang ifrad dan qiran dalam haji dan umrah

21. Tawaf dan sai yang harus dilakukan oleh orang yang haji setelah tiba di Mekah

22. Keharusan tetap berihram dan meninggalkan tahallul bagi orang yang tawaf di Baitullah dan sai

23. Haji tamattu

24. Boleh mengerjakan umrah pada bulan-bulan haji

25. Memberi kalung dan tanda pada binatang sembelihan ketika hendak ihram

26. Berpangkas dalam (tahallul) umrah

27. Ihram Nabi saw. dan waktu menyembelih kurban

28. Penjelasan tentang jumlah dan waktu umrah yang pernah dilakukan Nabi saw.

29. Keutamaan umrah di bulan Ramadan

30. Sunat memasuki kota Mekah dari dataran tinggi dan keluar melalui dataran rendah. Masuk ke suatu negeri tidak dari jalan ia keluar dari negeri tersebut

31. Sunat menginap di Dzi Thuwa apabila akan memasuki Mekah, mandi terlebih dahulu, dan sebaiknya memasukinya pada siang hari

32. Sunat jalan cepat dalam tawaf dan umrah sera dalam tawaf pertama dari haji

33. Sunat mengusap dua pojok Yamani saat tawaf, bukan dua pojok lainnya

34. Sunat mencium Hajar Aswad dalam tawaf

35. Boleh tawaf dengan naik unta dan lainnya dan boleh menyalami Hajar Aswad dengan menggunakan tongkat dan lainnya bagi yang naik kendaraan

36. Keterangan bahwa sai antara Shafa dan Marwah merupakan rukun yang harus dilakukan dalam ibadah haji

37. Sunat untuk selalu membaca talbiah bagi yang haji sampai melontar jumrah Aqabah pada hari raya Kurban

38. Talbiah dan takbir ketika berangkat dari Mina menuju Arafah pada hari Arafah

39. Bertolak dari Arafah ke Muzdalifah, dan sunat menjamak (menggabung) salat Magrib dan Isyak di Muzdalifah pada malam tersebut

40. Sunat melakukan salat Subuh agak dini pada hari raya Kurban di Muzdalifah, jika fajar sudah jelas

41. Sunat mendahulukan wanita yang lemah berangkat dari Muzdalifah ke Mina pada akhir malam manusia berdesakan dan untuk selain mereka sunat berhenti (bermalam) di Muzdalifah hingga mereka melaksanakan salat Subuh

42. Melontar jumrah Aqabah dari tengah lembah dan kota Mekah berada di sebelah kiri serta membaca takbir setiap lontaran

43. Keutamaan mencukur dari memangkas dan boleh memangkas

44. Keterangan bahwa yang disunatkan pada hari Kurban adalah melontar terlebih dahulu, kemudian berkurban, kemudian mencukur. Dalam mencukur hendaknya dimulai dari sebelah kanan kepala orang yang dicukur

45. Hukum orang yang bercukur sebelum berkurban atau berkurban sebelum melontar jumrah

46. Sunah tawaf ifadah pada hari Kurban

47. Sunah berhenti dan melakukan salat di Muhashab pada hari Nafar

48. Wajib bermalam di Mina pada hari-hari tasyrik dan dibolehkan tidak bermalam bagi orang yang bertugas memberi minum

49. Menyedekahkan daging kurban, kulit dan bagiannya yang terbaik

50. Berserikat dalam berkurban dan satu ekor sapi atau unta cukup untuk tujuh orang

51. Menyembelih unta dalam keadaan berdiri dan terikat

52. Sunah mengirimkan hewan kurban ke Tanah Haram (Mekah) bagi orang yang tidak ingin pergi ke sana dan sunah mengalunginya serta memintal tali kalungnya dan bahwa pengirimnya tidak menjadi seorang yang berihram sehingga tidak ada yang diharamkan atasnya

53. Boleh menunggangi hewan kurban bagi orang yang membutuhkannya

54. Wajib tawaf wada, kecuali bagi wanita yang haid

55. Sunah memasuki Kakbah bagi orang yang menunaikan ibadah haji dan yang lainnya serta salat di dalamnya dan berdoa pada setiap sudutnya

56. Tentang peruntuhan Kakbah dan pembangunannya kembali

57. Menghajikan orang yang lemah karena penyakit yang menahun, lanjut usia atau wafat dan sebagainya

58. Haji diwajibkan hanya sekali dalam seumur hidup

59. Tentang kepergian seorang wanita yang harus disertai muhrimnya baik untuk ibadah haji atau lainnya

60. Doa ketika pulang dari perjalanan menunaikan ibadah haji atau yang lainnya

61. Tentang singgah di Dzul Hulaifah dan melakukan salat di sana ketika seseorang pulang dari ibadah haji atau umrah

62. Tentang orang musyrik tidak boleh haji Baitullah, dan orang yang telanjang bulat tidak boleh tawaf Baitullah serta penjelasan tentang hari haji akbar

63. Keutamaan haji, umrah dan hari Arafah

64. Singgah di Mekah bagi orang yang melakukan ibadah haji, dan masalah pewarisan beberapa rumah di Mekah

65. Boleh menetap di Mekah selama tiga hari bagi orang yang berhijrah setelah selesai ibadah haji dan umrah

66. Pengharaman Mekah berikut binatang buruan, rumput, pohon-pohon serta barang temuannya kecuali bagi orang yang mau mengumumkan untuk selamanya

67. Boleh memasuki Mekah tanpa berihram

68. Keutamaan Madinah, doa Nabi saw. agar kota itu diberkahi, penjelasan tentang pengharaman kota itu berikut hewan buruan serta pohonnya dan penjelasan tentang batas-batasnya

69. Anjuran menetap di Madinah dan bersabar atas penderitaan yang terjadi di kota itu

70. Tentang kota Madinah terlindung dari taun dan Dajjal

71. Tentang orang-orang kafir dan munafik akan terusir dari Madinah

72. Tentang siapa yang bermaksud jahat kepada penduduk Madinah, maka Allah akan menghancurkannya

73. Anjuran mencintai Madinah setelah penaklukan beberapa kota lain

74. Tentang kota Madinah ketika ditinggalkan penduduknya

75. Antara makam Rasulullah saw. dan mimbarnya adalah termasuk taman surga

76. Uhud adalah bukit yang mencintai kita dan kita cintai

77. Tentang keutamaan salat di Masjidilharam dan Mesjid Nabawi

78. Tidak disunatkan bepergian kecuali ke Tiga Mesjid

79. Keutamaan Mesjid Quba dan salat di dalamnya serta keutamaan menziarahinya


Sumber: http://hadith.al-islam.com/bayan/Tree.asp?Lang=IND


.:: HaditsWeb ::.